11 Juni, 2011

SISTEM PENGAPIAN konvensional

            Sistim pengapian konvensional adalah system pengapian yang masih menggunakan gerakan-gerakan mekanis, dengan sistem pengapian platina.
Sumber arusnya dapat kita bedakan menjadi 2 bagian yaitu:
v  Sistim magneto : sumber arus berasal dari generator AC.
v  Sistim battery  : sumber arusnya berasal dari battery.


   KOMPONEN-KOMPONEN YANG MENDUKUNG SISTIM PENGAPIAN PLATINA INI DENGAN SUMBER ARUS YAITU :
v  Sumber arus berupa generator AC.
v  Coil pengapian.
v  Condensator.
v  Busi


a. Generator AC
            generator Ac atau alternator ialah       suatu alat pembangkit tenaga listrik arus AC
            Bagian-bagian yang terdapat pada generator AC ialah :
v  Rotor : ialah bagian yang mengandung manet dan berputar di antara kumparan-kumparan
Stator : ialah bagian yang terdiri atas kumparan-kumparan dan dalam keadaan dalam (statis).

b. Coil pengapian
         Arus listrik yang datang dari sumber akan masuk kedalam coil pengapian, dimana tegangan arus tersebut akan dinaikkan sampai ± 10.000 volt.
c. Platina
n  Platina berfungsi sebagai sakelar pada kumparan primer dari coil pengapian.dengan bekerjanya platina ini maka medan magnet pada coil selalu berubah-ubah yang mengakibatkan tegangan tinggi pada kumparan sekunder
n  Membuka menutupnya platina diatur oleh camshaft, sehingga saat penyalaan bahan bakar dalam ruang bakar dapat diatur menurut ketentuan.
e. Busi
n  Busi adalah alat yang digunakan untuk meloncatkanbunga api listrik di dalam ruang bakar. Bunga api listrik ini diloncatkan karena adanya perbedaan tegangan di kedua katup elektroda busi.
d. condenser
  • Condensor sifatnya dapat menyimpan sejumlah muatan listrik
  • Condensor bersifat dapat menyimpan sejumlah muatan listrik menurut kapasitas dan dalam waktu tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar